Pembelajaran Seni Musik Berbasis Experiential Learning
Teori, Pengembangan Modul, dan Peningkatan Kemampuan Bermain Musik Siswa Sekolah Dasar
Pembelajaran Seni Musik Berbasis Experiential Learning
Teori, Pengembangan Modul, dan Peningkatan Kemampuan Bermain Musik Siswa Sekolah Dasar
Pembelajaran Seni Musik Berbasis Experiential Learning
Teori, Pengembangan Modul, dan Peningkatan Kemampuan Bermain Musik Siswa Sekolah Dasar
Harga
Rp. 90.000
Deskripsi Produk
Judul: Pembelajaran Seni Musik Berbasis Experiential Learning
Teori, Pengembangan Modul, dan Peningkatan Kemampuan Bermain Musik Siswa Sekolah Dasar
Penulis: Jaka Nugraha, M.Pd.
ISBN: (dalam proses)
Editor: Jihan Fauziyyah, M.Pd
Halaman: 72 h
Ukuran: 14,8 x 21 cm
Deskripsi Singkat
Pembelajaran Seni Musik Berbasis Experiential Learning
Buku Pembelajaran Seni Musik Berbasis Experiential Learning: Teori, Pengembangan Modul, dan Peningkatan Kemampuan Bermain Musik Siswa Sekolah Dasar membahas secara komprehensif konsep, landasan teoretis, strategi penerapan, serta pengembangan pembelajaran seni musik yang berorientasi pada pengalaman nyata siswa. Pembelajaran seni musik di sekolah dasar tidak hanya bertujuan mengenalkan nada, irama, melodi, dan berbagai instrumen musik, tetapi juga mengembangkan kreativitas, kepekaan estetis, kemampuan berekspresi, kerja sama, kedisiplinan, serta kepercayaan diri peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang mampu menghadirkan pengalaman musikal secara langsung, aktif, menyenangkan, dan bermakna bagi perkembangan siswa.
Pendekatan Experiential Learning atau pembelajaran berbasis pengalaman menjadi salah satu alternatif inovatif untuk menjawab kebutuhan tersebut. Melalui pendekatan ini, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan musik melalui penjelasan guru, tetapi juga belajar dengan mengalami, mengamati, merefleksikan, memahami konsep, dan menerapkan pengetahuan dalam aktivitas musikal. Proses pembelajaran dapat diwujudkan melalui kegiatan bernyanyi, memainkan alat musik sederhana, mengeksplorasi bunyi, menciptakan pola irama, memainkan musik secara berkelompok, serta melakukan refleksi terhadap pengalaman bermusik yang telah dilaksanakan. Dengan demikian, pembelajaran seni musik menjadi proses yang aktif dan kontekstual, sekaligus memberikan kesempatan kepada siswa untuk membangun pemahaman melalui keterlibatan langsung.
Buku ini menguraikan landasan filosofis, psikologis, dan pedagogis pembelajaran berbasis pengalaman, termasuk keterkaitannya dengan karakteristik perkembangan anak usia sekolah dasar. Pembahasan juga mencakup prinsip-prinsip pembelajaran seni musik, peran guru sebagai fasilitator, pemilihan aktivitas musikal yang sesuai dengan tahap perkembangan siswa, serta strategi menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, kolaboratif, dan mendorong keberanian berekspresi. Landasan teoretis tersebut menjadi pijakan dalam merancang pembelajaran seni musik yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga pada pengembangan keterampilan dan sikap musikal secara terpadu.
Salah satu fokus utama buku ini adalah pengembangan modul pembelajaran seni musik berbasis Experiential Learning yang sistematis, praktis, dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran di sekolah dasar. Pembahasan pengembangan modul meliputi analisis kebutuhan, perumusan tujuan pembelajaran, penyusunan materi, perancangan aktivitas pengalaman musikal, penyediaan lembar kerja, penggunaan media dan alat musik sederhana, serta penyusunan instrumen penilaian. Modul dirancang untuk membantu guru melaksanakan pembelajaran secara terarah dengan memberikan ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi, berlatih, berkolaborasi, dan mengembangkan kemampuan bermain musik sesuai dengan tingkat perkembangannya. Selain itu, buku ini memberikan perhatian pada pentingnya evaluasi dan penyempurnaan modul agar perangkat pembelajaran yang dikembangkan relevan dengan kebutuhan peserta didik dan kondisi nyata di sekolah.
Aspek penting lainnya adalah peningkatan kemampuan bermain musik siswa sekolah dasar melalui penerapan pembelajaran berbasis pengalaman. Kemampuan tersebut dapat dikembangkan melalui latihan ketepatan irama, pengenalan pola melodi, koordinasi gerak dan bunyi, teknik dasar memainkan alat musik, kemampuan mengikuti tempo, serta keterampilan bermain musik secara individu maupun kelompok. Proses pembelajaran juga diarahkan untuk membangun kemampuan mendengarkan, mengapresiasi karya musik, memberikan tanggapan, dan melakukan refleksi terhadap hasil latihan. Penilaian dilakukan dengan memperhatikan proses dan hasil belajar, sehingga perkembangan keterampilan musikal siswa dapat dipahami secara lebih menyeluruh. Pembahasan mengenai peningkatan kemampuan bermain musik juga memberikan landasan bagi guru dan peneliti untuk mengkaji efektivitas pendekatan Experiential Learning berdasarkan data, hasil evaluasi, dan bukti empiris yang tersedia.
Buku ini ditujukan bagi mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar (PGSD), mahasiswa pendidikan seni musik, dosen, guru sekolah dasar, peneliti pendidikan, serta praktisi yang memiliki perhatian terhadap pengembangan pembelajaran seni musik yang inovatif. Buku ini dapat dimanfaatkan sebagai referensi teoretis, panduan pengembangan modul, maupun sumber inspirasi dalam merancang aktivitas musikal yang kreatif dan berpusat pada siswa. Melalui perpaduan antara teori, pengembangan perangkat pembelajaran, penerapan praktis, dan kajian peningkatan kemampuan bermain musik, buku ini diharapkan dapat memperkaya wawasan serta kompetensi pendidik dalam mengembangkan pembelajaran seni musik yang berkualitas.
Bergabunglah dengan kami dan wujudkan gagasan Anda menjadi karya yang bermanfaat dan inspiratif. Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut
[jdpress05@gmail.com] | [Bandung, Jawa Barat] | [0877-7605-5424]