Experiential Learning Dalam Pembelajaran Musik Ansambel
Konsep, Penerapan, dan Bukti Empiris di Sekolah Dasar
Experiential Learning Dalam Pembelajaran Musik Ansambel
Konsep, Penerapan, dan Bukti Empiris di Sekolah Dasar
Experiential Learning Dalam Pembelajaran Musik Ansambel
Konsep, Penerapan, dan Bukti Empiris di Sekolah Dasar
Harga
Rp. 90.000
Deskripsi Produk
Judul: Experiential Learning Dalam Pembelajaran Musik Ansambel
Konsep, Penerapan, dan Bukti Empiris di Sekolah Dasar
Penulis: Jaka Nugraha, M.Pd.
ISBN: (dalam proses)
Editor: Jihan Fauziyyah, M.Pd
Halaman: 62 h
Ukuran: 14,8 x 21 cm
Deskripsi Singkat
Buku Experiential Learning Dalam Pembelajaran Musik Ansambel: Konsep, Penerapan, dan Bukti Empiris di Sekolah Dasar hadir sebagai referensi akademik dan praktis yang membahas pentingnya pengalaman langsung dalam proses pembelajaran seni musik di sekolah dasar. Pembelajaran musik tidak hanya bertujuan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik dalam mengenal nada, irama, melodi, dan alat musik, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kreativitas, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kepekaan estetis, serta kemampuan berkomunikasi. Melalui pendekatan experiential learning atau pembelajaran berbasis pengalaman, peserta didik memperoleh kesempatan untuk belajar secara aktif melalui kegiatan memainkan alat musik, bereksperimen dengan bunyi, berlatih secara berkelompok, melakukan refleksi, dan menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam praktik musik ansambel.
Buku ini menguraikan konsep dasar experiential learning, landasan teoretis, prinsip-prinsip pembelajaran berbasis pengalaman, serta relevansinya dengan karakteristik perkembangan peserta didik sekolah dasar. Pembahasan diarahkan pada pemahaman bahwa pengalaman konkret merupakan bagian penting dalam membangun pengetahuan dan keterampilan bermusik. Peserta didik tidak hanya ditempatkan sebagai penerima informasi, tetapi sebagai subjek pembelajaran yang terlibat secara langsung dalam proses mengeksplorasi, mencoba, mengamati, mengevaluasi, dan memperbaiki pengalaman bermusiknya. Dengan demikian, pembelajaran musik ansambel dapat berlangsung secara lebih bermakna, kontekstual, menyenangkan, dan berorientasi pada perkembangan kemampuan peserta didik secara menyeluruh.
Selain membahas aspek konseptual, buku ini menyajikan penerapan experiential learning dalam pembelajaran musik ansambel di sekolah dasar. Uraian meliputi perencanaan pembelajaran, penentuan tujuan dan capaian pembelajaran, pemilihan alat musik yang sesuai dengan usia peserta didik, pengorganisasian kelompok ansambel, pengembangan aktivitas praktik, serta pelaksanaan refleksi dan evaluasi. Siklus pembelajaran berbasis pengalaman, mulai dari pengalaman konkret, pengamatan reflektif, konseptualisasi abstrak, hingga eksperimen aktif, dijelaskan sebagai kerangka yang dapat digunakan guru untuk merancang kegiatan pembelajaran secara sistematis. Penerapannya dapat dilakukan melalui permainan alat musik ritmis maupun melodis, latihan pola irama, pengaturan tempo, pembagian peran dalam kelompok, dan pertunjukan musik sederhana yang mendorong peserta didik belajar melalui pengalaman nyata.
Lebih lanjut, buku ini memberikan perhatian pada bukti empiris yang berkaitan dengan penerapan experiential learning dalam pembelajaran musik ansambel. Pembahasan bukti empiris diarahkan untuk memahami bagaimana pengalaman belajar secara langsung dapat berkaitan dengan perkembangan keterampilan musikal, kemampuan bekerja sama, kepercayaan diri, kreativitas, kedisiplinan, dan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran. Aspek metodologis dalam mengkaji efektivitas pembelajaran juga menjadi bagian penting, termasuk penentuan indikator keberhasilan, penggunaan instrumen penilaian, observasi aktivitas belajar, penilaian kinerja musikal, dan interpretasi hasil pembelajaran berdasarkan data yang diperoleh. Dengan pendekatan tersebut, pembahasan mengenai manfaat experiential learning tidak hanya bertumpu pada asumsi teoretis, tetapi juga diarahkan pada penggunaan bukti penelitian yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.
Bagi guru sekolah dasar, calon guru, mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar (PGSD), dosen, peneliti pendidikan, dan pemerhati seni musik, buku ini dapat menjadi sumber rujukan dalam mengembangkan pembelajaran musik yang inovatif, partisipatif, dan berpusat pada peserta didik. Buku ini juga diharapkan membantu pendidik mengatasi tantangan pembelajaran musik ansambel, seperti keterbatasan alat musik, perbedaan kemampuan musikal, rendahnya kepercayaan diri, dan kesulitan membangun kekompakan kelompok, melalui strategi pembelajaran yang adaptif, kreatif, dan sesuai dengan kondisi sekolah.
Bergabunglah dengan kami dan wujudkan gagasan Anda menjadi karya yang bermanfaat dan inspiratif. Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut
[jdpress05@gmail.com] | [Bandung, Jawa Barat] | [0877-7605-5424]